1,000 Places to See in the United States and Canada Before You Die

1,000 Places to See in the United States and Canada Before You Die

Ekonomi Sekolah Menengah Atas SOAL: 1. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memiliki utang sebesar US$ 2,73 miliar atau setara Rp 39,09 triliun (kurs Rp 14.307,01 per US$) yang harus dibayar dalam waktu kurang dari satu tahun ke depan pada September 2021. Angka tersebut meningkat 30% dibanding posisi September 2020. Secara rinci, liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam 1 tahun sebesar US$ 1,95 miliar, utang obligasi US$ 49,39 juta, dan pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo US$ 80,67 juta. Ada pula kewajiban estimasi biaya pengembalian dan pemeliharaan pesawat US$ 71,53 juta, obligasi wajib konversi US$ 69,75 juta, serta pinjaman efek beragunan aset (EBA) US$ 66,03 juta. Sebagai informasi, emiten yang memiliki kode perdagangan bursa GIAA ini ekuitasnya minus US$ 3,61 miliar pada September 2021. Dengan total aset hanya US$ 9,42 miliar, tetapi total kewajibannya mencapai US$ 13,03 miliar. Seperti diketahui, GIAA kembali membukukan kerugian US$ 1,66 miliar hingga akhir September 2021. Dengan kerugian yang dialami perusahaan milik pemerintah tersebut membuat saldo ruginya semakin besar dan minus ekuitasnya semakin membengkak (Bobot 50). Anda berperan sebagai CEO Garuda Indonesia untuk menjawab permintaan dan pertanyaan berikut. Anda diminta menganalisis hal-hal berikut terkait pengantar manajemen: a. Jelaskan masalah terkait pengelolaan organisasi di perusahaan yang memicu membengkaknya utang perusahaan? b. Bagaimana perusahaan menggunakan model manajemen yang tepat agar perusahaan dapat mengatasi permasalahan utang?​